Kerja Kami

Menghubungkan Insentif Bagi Kabupaten

LTKL menghubungkan kabupaten dengan berbagai peluang insentif agar upaya transformasi kabupaten menjadi kabupaten yang lestari dan berdaya saing dapat dilakukan secara konsisten. Ragam peluang insentif termasuk insentif publik, swasta dan kombinasi inovatif.

1. Insentif Publik

Peluang insentif publik bagi kabupaten umumnya berasal dari dukungan pemerintah nasional, baik dalam bentuk program, pendanaan, transfer fiskal dan/atau bentuk penghargaan lainnya.

Program:

  • Transfer Fiskal Berbasis Ekologi. Pemberian insentif secara vertikal dari pemerintahan yang lebih tinggi sesuai dengan kinerja ekologi pemerintahan yang berada satu tingkat di bawahnya. Saat ini Kabupaten Siak, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Sanggau sedang mengembangkan skema ini.
  • Pilot Implementasi Inventarisasi Gas Rumah Kaca (IGRK). Didampingi KLHK dan Koaksi Indonesia, Kabupaten Gorontalo menjadi kabupaten pertama yang melakukan inventarisasi GRK dengan skema bottom-up.
  • Pilot evaluasi awal kesiapan kabupaten untuk implementasi Panduan Perkebunan Berkelanjutan di Kabupaten Siak, Kabupaten Sintang dan Kabupaten Kapuas Hulu
  • Pilot Implementasi RAN-KSB dan pelaporan moratorium sawit di tingkat kabupaten
  • Award Kementerian/Lembaga
  • Program Pengembangan UMKM lokal bersama SMESCO Indonesia
  • Award Kementerian/Lembaga
  • Program lain bersama K/L

2. Insentif Non-Publik

Peluang insentif non-publik bagi kabupaten umumnya berasal dari kolaborasi dengan pihak non pemerintah termasuk mitra pembangunan, masyarakat sipil maupun swasta. Insentif dapat diberikan dalam bentuk program, pendanaan, transaksi dagang, investasi, jaringan promosi & komunikasi dan/atau bentuk lain yang relevan.

Program:

  • Dukungan donor (i.e CLUA, Packard, GIZ, dll)
  • Liputan Daerah saat FKL (Metro, Kompas, Antara, dll)
  • KEHATI Awards
  • Business Matching | Agenda forum bisnis yang mempertemukan pelaku usaha dan perwakilan daerah untuk mempromosikan komoditas unggulan daerah di hadapan calon investor/buyer.
  • Culinary Journey | Kolaborasi dengan Pothead untuk menampilkan menu lokal dari kabupaten LTKL di restoran KAUM Jakarta.
  • Katalog & Hampers Produk Lokal Lestari | Katalog Produk Lestari yang dikurasi dari UMKM dengan produk olahan dari hasil alam di 9 kabupaten anggota LTKL. Produk ini juga dijual dalam bentuk hampers pada waktu-waktu tertentu.
  • Dan lain-lainnya.¬†

3. Insentif Kombinasi Inovatif

Peluang insentif kombinasi inovatif bagi kabupaten dapat berasal dari berbagai bentuk instrumen inovatif yang menggabungkan sumber publik, non-publik bahkan dukungan langsung masyarakat. Insentif dapat diberikan dalam bentuk program, pendanaan dan/atau bentuk lain yang relevan.

Program:

  • Pengembangan Concept Note Green Climate Fund | Kabupaten Gorontalo sejak awal tahun 2020 mengembangkan kawasan ekonomi strategis yang mengintegrasikan pertanian, peternakan, pengolahan limbah dan energi terbarukan, untuk mendapatkan insentif dari GCF, model pendanaan gabungan di tingkat global.
  • Penggalangan Dana tanggap bencana dan COVID-19 dengan Benih Baik
  • Kolaborasi COVID dengan Wecare untuk mendistribusikan alat pelindung dan fasilitas kesehatan diri di kabupaten LTKL.
  • Dan lain-lainnya.
cross
Send this to a friend